Meskipun
cerita lengkapnya tidak sepenuhnya diketahui, para ilmuwan sangat
memahami tentang bagaimana respons terhadap stres bekerja. Dua sistem utama yang terlibat adalah aksis hipotalamus-pituitari-adrenal (HPA) dan sistem saraf simpatik (SNS). (Sistem
ini dijelaskan kemudian.)
Dipicu (diaktifkan) terutama oleh daerah di
batang otak (bagian bawah otak) yang disebut lokus coeruleus, hasil SNS
dalam sekresi epinefrin dan norepinefrin. Berikut ini adalah lima konsep paling penting untuk diingat tentang kedua sistem ini:
Mereka diatur oleh umpan balik untuk mengatur tanggapan mereka. (Dalam lingkaran umpan balik, peningkatan jumlah zat - misalnya,
hormon - menghambat pelepasan lebih banyak zat itu, sementara jumlah zat
yang berkurang merangsang pelepasan lebih banyak zat itu.)
Mereka berinteraksi satu sama lain.
Mereka mempengaruhi sistem dan fungsi otak lainnya.
Variabilitas genetik (yang diwariskan) mempengaruhi tanggapan kedua sistem. (Artinya, tergantung pada gen mereka, orang yang berbeda dapat merespon secara berbeda terhadap tekanan yang serupa.)
Tanggapan yang berkepanjangan atau luar biasa dari sistem ini dapat berbahaya bagi seseorang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar